Konoha Hiden? Kondangan Hiden?

image

Shino paling depan, Sakura dan Ino bersaing, WAIT WAIT ADA SHIKAMARU SAMA TEMARI, SHIKAMARU TERLIHAT TSUNDERE! XD

Yah, beberapa minggu yang lalu aku rada kaget juga ternyata diberitakan bahwa novel Konoha Hiden itu ceritanya warga Konoha dikasih tugas oleh Kakashi si Hokage Keenam: mempersiapkan kado untuk… kondangannya Naruto dan Hinata!

Ck, padahal aku berharap kalo novel itu ceritain tentang “rahasia Konoha” atau apalah itu, mengingat namanya aja udah “Hiden”, berarti “rahasia”, dong! Lah ini, isinya nyambung sama kondangan! Yah tapi gak papa deh, asalkan gak terlalu banyak adegan ROMANSHIT… tolonglah, Hinata Shou! karena aku sudah LELAH dengan hal-hal romanshit, meskipun itu melibatkan OTP kesayanganku, bah. 😦

Ah, soal preorder… aku belum beli Sakura Hiden, jadi sekarang ini aku harus memilih antara preorder Konoha Hiden atau beli Sakura Hiden… aku gak bisa beli keduanya soalnya 1 buku harganya mahal (Rp. 72.000,- udah termasuk ongkir atau belum, entahlah.)

Aku mulai gak terlalu tertarik tentang Sakura Hiden, TAPI karena di situ ada Sai sama Ino sebagai pemeran penting di novel itu, aku jadinya semangat lagi, lol. XD Tapi kelihatannya cerita di Sakura Hiden lebih bernuansa gelap dan galau-galauan ketimbang Konoha Hiden yang kayaknya bakal bergenre komedi (baca summary, ada tentang Sakura dan Ino “tarung-tarungan masak”, lol). Aku harap Konoha Hiden lebih ringan daripada novel-novel seblumnya: Kakashi Hiden tentang misinya Kakashi sebelum jadi Hokage; Shikamaru Hiden tentang genjutsu dan politik (PLUS BEBERAPA ADEGAN SHIKATEMA TAPI BUKAN THE LAST SERVIS KIPAS ANGIN); Sakura Hiden tentang kegelapan dan galau-galauan.

Niatku sih cuma mau baca novel Jepang dengan bahasa yang ringan. Yah, tapi aku gak terlalu berharap banyak soal Konoha Hiden karena bisa aja summary-nya cuma troll dari Hinata Shou. Gimana kalo nanti ternyata ada adegan tarung-tarungan yang ribet, lalu bikin sakit kepala pembaca newbie sepertiku… yah, kita lihat saja.

Oh, bahkan nama penulis novelnya aja Hinata.

Advertisements

[Kesan Sementara] The Last: Naruto The Movie

Oke, karena banyak orang yang mules gegara baca postku yang Bahasa Inggris-nya AMYONG DAH ANCUR GAK KARUAN, jadi aku sudah mengantisipasinya dengan bikin versi BAHASA INDONESIAAAAAAAAA……..!!!!!!! 😀 *sfx: JENGJEEEEEEEEENG!
Kenapa Bahasa Indonesia? Karena yah, kalian tahulah kalau blog ini sebenarnya dibuat untuk Bahasa Indonesia… ahsudahlah, kok jadi ngelantur gini! Waktunya menulis kesan tentang The Last: Naruto The Movie! Ahahay, kalo Bahasa Indonesia gini sih aku SEMANGAAAAAAAT!!!!!!! ^3^ ~♪ yah, walo ada bagian yang aku tambahi-dan-kurangi, sih.

Oh, kenapa “kesan sementara”, bukan “ulasan”? Ya, karena aku masih belum sepenuhnya nonton… ya ya aku tau kalau bulan depan The Last bakal tayang di bioskop di Indonesia, tapi KENAPA DI KOTA MALANG GAK ADA BLITZ MEGAPLEX!? AAAAAAAAARRRRRGHHHHH!!!!!!!!!

Continue reading

Shoujo Manga (Komik Cewek)

Ah… aku sudah lelah baca manga sasaran “Shounen” (cowok), jadi belakangan ini aku mau mencoba membaca manga sasaran “Shoujo” (cewek). Aku kangen sama masa SD-ku, waktu aku masih suka baca Nakayoshi. Waktu SD, aku suka banyak komik cewek. Tapi, aku PALING suka komik Shugo Chara! karena aku suka sama nuansa mejik-mejik di situ. Aku berharap bisa punya telur hati… alasan lain kenapa aku suka tuh komik adalah… gambar matanya tidak terlalu… besar.

amu-amulet-spade-117345618e

Lihat, matanya gak gede-gede amat, kan?

Ahaha, aku jadi teringat waktu bicara tentang shoujo manga bareng ibuku.

Waktu membahas mata yang besar-besar itu, ibuku sempat bilang, “lho, bukannya yang kamu post di blog waktu itu juga komik cewek? Matanya kan gede juga!”

Hah? Oh, maksud ibuku pasti komik The Future Diary alias Mirai Nikki. Waktu itu aku posting kovernya volume 9. Eh, apa “mata yang gede” maksud ibuku itu… matanya si Minene? :/ Matanya mungkin gede, tapi gak segede matanya Kirari dari Kirarin Revolution, kan? Ukuran mata Minene sudah cukup proporsional dalam dunia komik cowok.

Aku langsung kaget, abis itu ketawa. “WUAHAHAHAHA, enggak, bu! Itu komik cowok (atau pria, ya?), bu! WUAHAHAHAHA…!” aku gak bisa bayangin kalo Mirai Nikki volume 9 itu jadi manga cewek. Seingatku, di situ ceritanya ada “Romance”, “Action”, dan berakhir dengan “Tragedy”. Action dan Tragedy adalah genre yang kecowok-cowokan. Ntar kalo jadi manga cewek, isinya Romance aja, dong? Aku gak bisa bayangin kalo ceritanya Minene sama Nishijima jadi kayak komik cewek. Kalo gitu, berarti di volume itu juga mereka udah NIKAH BENERAN. Atau sudah dari volume-volume sebelumnya.

GAK, POKOKNYA GAK BISA! XD Pokoknya gak segampang itu! Walopun kovernya mereka pake baju pengantin, bukan berarti mereka nikah beneran! Hmm, mungkin… sampe ceritanya Nishijima mati, mereka masih… hmm…“tunangan”. Ah, sudahlah. Pokoknya hubungan mereka gak segampang cerita komik cewek kesukaan Murmur. Kautahu, Minene itu teroris, sedangkan Nishijima itu polisi (atau detektif polisi, terserahlah…). Dua insan yang seharusnya saling bermusuhan. Tapi karena suatu alasan (cari tahu saja sendiri), mereka sering bekerjasama, jadi… tuh polisi naksir terorisnya.

Oke, kembali ke shoujo manga.

Continue reading