[Kesan] Naruto Gaiden chapter 3: Kesempatan Bertemu

Aah, makin jarang ngepost karena wi-fi sekolah error (AAAAAARRRRGHHHH PADAHAL AKU UDAH LOGIN TAPI KOK WI-FI GAK KONEK GRAAAAAAAAAHHHHH), selain itu aku miskin kuota internet… mungkin ada yang mau beliin aku pulsa?

Chapter pertama 100 % KONFLIK KEKELUARGAAN, chapter kedua mengandung 10% KONFLIK KEKELUARGAAN, tapi kali ini… chapter ini… 100 % BEBAS DARI KONFLIK KEKELUARGAAN!! YEAAAAAAAAAAAAAHHHHH!!!!!! \ 😀 /

Sejujurnya, sejak chapter 2 aku mulai bosen sama Naruto Gaiden. Gak tau kenapa, mungkin karena abis KZL liat tingkah Chouchou yang (kayaknya) abis mabok MekCiken (ayam krispi di MekDi); TIBA-TIBA dia ngerasa kalo dirinya gak mirip ortunya. Halah, selabil-labilnya cewek umur 12 tahun, dia gak bakalan mabok MekCiken berpengawet lalu ngerasa dirinya gak mirip ortunya sampe pengen berpetualang nyari ortu aslinya untuk mengisi liburan.

Tapi, di chapter ini, aku jadi SUUUUUUUUUKA BUUUUUANGET sama Chouchou! Tapi yang terpenting Sarada cintaku! 😀

PERHATIAN! POST INI MENGANDUNG SPOILER!

Selain itu, post ini TANPA GAMBAR SATUPUN KECUALI EMOTIKON, karena emang aku males upload gambar pake WordPress Android…

Ada beberapa bagian yang (sengaja aku bikin) melenceng dari cerita aslinya…

AH IYA, CAPSLOCK BERTEBARAN!

KALIAN SUDAH KUPERINGATKAN!

Chapter ini dimulai dari Naruto yang menitipkan permintaan maafnya ke Boruto. Shikamaru bingung. Sementara Sarada sama Chouchou ngumpet, stalking Naruto. Naruto langsung cabut.

Eh, itu Chouchou yang nyari-nyari persediaan makanan (makanya, bawa bekal dulu, dong!), diseret Sarada buat ngejar Naruto. Akibatnya, Chouchou kesandung akar pohon lalu…

GEDEBUK!

BUUUUUM! ← suara jatuhnya Chouchou

Chouchou sama Sarada jatuh. Untung aja badannya Chouchou kayak onde-onde, empuk. Kalo gak, bisa-bisa menimbulkan gempa berskala 11,5 richter. Sarada minta maaf, lalu Chouchou tanya kenapa Sarada bersemangat sampe segitunya kalo menyangkut urusan bapaknya Sarada. Sarada gak jawab, dia lihat Boruto dan Mitsuki lagi di depan gerbang Desa Konoha, nyari bapaknya Boruto. Shikamaru bilang kalo Boruto rada telat. Boruto yang bawa kotak bekal yang untuk bapaknya, jadi KZL KZL KZL. Akhirnya Shikamaru ngerti apa maksudnya Naruto tadi.

Ketika Boruto hendak cabut (balik lagi ke Desa Konoha), tiba-tiba dia disamperin Sarada sama Chouchou. Sarada menawarkan Jasa-Kurir-Bekal-Makan-Siang-untuk-Hokage-Ketujuh (disingkat jadi JKBMSH). Jasanya gratis, pula.

“Mumpung kita berdua lagi liburan, gitu. Ntar aku kasih bekalnya ke bapakmu sekalian.”

“Gak, gak apa, aku bawa pulang aja biar ibuku tau! Dia udah tau kalo ibuku nyuruh aku nganterin ini bekal, eh dia-nya malah pergi…” Boruto masih KZL. SERIUSLAH BORUTO, kamu nyebut BAPAKMU itu sebagai “DIA”!?

Sarada sensi beudz kalo denger pembicaraan tentang orangtua. Dia nepuk bahu Boruto.

“Gak, aslinya ini lebih dari liburan…” kata Sarada.

“Hah?”

“Udahlah, sini bekalnya, biar aku kasih ke bapakmu!”

“Gak usah!”

Boruto menepis tangan Sarada.

Intinya, kemudian terjadilah cekcok antara anaknya Naruto dan anaknya Sasuke. Shikamaru cuma nonton 2 bocah yang cekcok itu sambil makan popcorn.

Chouchou mendekati kedua pihak, lalu dia bilang,
“Ya udah, kalo kalian gak mau mending bekalnya buat aku aja!”
Abis itu dia diseret Mitsuki, menjauh dari hawa cekcok Boruto dan Sarada.

Dengan pedenya Chouchou bertanya, “Kenapa? Kamu mau nembak aku ya?”

Mitsuki berkeringat (karena “sweatdrop” udah mainstream). “Aduh Chouchou, makin parah aja gejalamu. Kebanyakan minum MekFluri oplosan jadi gini deh kamu.”

IYA CHOUCHOU, SELAIN ITU KAMU KEBANYAKAN NONTON CINTA SITI SEASON 8 (generasi abisnya Siti dan Fadel), MAKANYA JADI GITU! Akibat Desa Konoha memasuki ERA GLOBALISASI jadinya gitu, anak-anak bisa nonton sinetron tanpa pengawasan orangtua! Oke, serial ini ternyata punya pesan moral sejenis itu. Serial ini bagus untuk parenting.

Sarada bilang kalo sukur-sukur Boruto masih punya keluarga yang “ideal”, yah, sejenis itu. Juga, dia bilang kalo bekal itu gak sekedar dimakan, karena bekal itu dibikin orang yang dicintai (jujur aja, aku masih kurang paham sama maksudnya Sarada). Boruto keinget emaknya yang rambutnya kini sebahu.

Ah ya, itu bekal yang dibikin EMAKNYA BORUTO untuk SUAMINYA TERCINTAH MUAH MUAH, sebenernya BAPAKNYA BORUTO itu udah tau kalo ISTRINYA TERCINTAH MUAH MUAH minta tolong ke anak sulungnya untuk mengantarkan bekal! YESSSSSSS, OTP MOMENT TERSELUBUNG……!!!!! 😀 😀 😀

Shikamaru akhirnya bilang, “Hokage pergi ke bukit. Udahlah Boruto, titipin aja tuh bekal ke JKBMSH.”

Boruto pasrah, lalu kasih tuh kotak bekal ke Sarada si JKBMSH. Lalu Sarada dan Chouchou pergi, mengikuti jejak Naruto.

Sementara itu, mereka berdua lagi diawasi Jubi (versi unyu)! Mata Jubi itu nyambung sama orang bertudung (yang ngomong sama Si-Kepala-Lancip-Mata-Sharingan-Versi-Belo di chapter 2). Orang bertudung itu punya mata cangkok sharingan, cuy! Lalu dia menyuruh SKLMSVB untuk menangkap Sarada Uchiha.

Sementara Naruto yang lagi ngejar Sasuke itu (melacaknya pake mode sennin) udah ngerasa kalo tadi dia diikutin Sarada sama Chouchou. Jadinya Naruto muter ke belakang lalu nyusul mereka.

Chouchou kesel lari-lari melulu, akhirnya Sarada Teguh menyampaikan kalimat motivasinya,

“Berlarilah. Jika kau sudah lelah berlari, maka tundukkanlah badanmu dan bergulinglah seperti bola bowling.”

Sarada Teguh

Chouchou bilang, “Oh iya ya!”. Tapi sebelum Chouchou guling-guling, tiba-tiba mereka disamperin SKLMSVB! SKLMSVB itu menyuruh Sarada ikut bersamanya. Sarada tanya siapa nama asli SKLMSVB karena kelihatannya Sarada tahu bahwa author blog ini sudah lelah ngetik “SKLMSVB”, dan SKLMSVB itu memperkenalkan dirinya sebagai… Shin UCHIHA! Sarada bingung kenapa kok ada Uchiha lain; padahal, menurut cerita emaknya, bapaknya itu satu-satunya Uchiha yang selamat dan bapaknya kudu nerusin keturunan Uchiha dengan cara kawin lalu menghasilkan Sarada.

Shin bilang kalo dia disuruh bapaknya (yang pake tudung itu) untuk membawa Sarada. Sarada ogah bareng Shin, padahal Shin udah iming-iming pakai permen Alpenliebe. Sarada ogah bukan karena takut digendam, melainkan karena Sarada maunya permen Milkita. Mau gimana lagi, akhirnya terjadilah tarung-tarungan 1 lawan 2. WOOHOO, Chouchou mewarisi jurusnya Chouji… aku lupa namanya.

Kemudian, Sarada dan Chouchou terdesak, tiba-tiba datanglah Naruto menyelamatkan mereka! Bersambung.

.

.

.

HADEH!

UCHIHA LAGI, UCHIHA LAGI, BOSEN AKU! Iya sih keliatannya Uchiha itu klan kesayangan Pak Kishimoto, tapi ayolah, aku mau tau lebih banyak tentang klan lainnya!

Misalnya Klan Hyūga. Apa yang terjadi sejak Hanabi yang jadi penerus klan itu, gimana nasib Hiashi yang udah bau tanah berusia lanjut, gimana cakra Himawari dan Boruto, mengingat mereka adalah hasil HIBRID antara Uzumaki dan Hyūga, oke… itu permasalahan Hyūga yang kompleks.
Ngomong-ngomong, dulu pas Naruto vs Neji, Naruto sempat bilang,

“Aku akan mengubah keturunan Hyūga!”

Dikarenakan Naruto udah lelah denger ceramah Neji soal Souke (keluarga utama) dan Bunke (keluarga cabang)…

WOKEH NARUTO, BEBERAPA TAHUN KEMUDIAN KAMU AKHIRNYA MERID DENGAN HINATA LALU PUNYA ANAK DENGAN MARGA UZUMAKI, WOKEH!

Lalu… HINATA! HINATA ADA!! 😀 Tapitapitapi rambutnya PENDEK LAGI!? Euh, tapi gak ada yang salah dengan Hinata yang panjangin-lalu-potongin rambutnya lagi, sih. Mau rambut model apa aja, Hinata tetep cakep.

Tapi itu… itu mengingatkanku dengan epilog SERVIS KIPAS THE MOVIE THE LAST (dimana beberapa tahun kemudian Hinata merajut SYAL MERAH, OKE, SYAL!) Itu bukan film yang bagus, bikin aku kesel ketika nonton untuk terakhir kalinya… hal yang bagus cuma 3: gambar, lagu (BGM MANTEP CUUUUY!), dan akhir cerita (Naruto berkata bahwa dia akan selalu bersama Hinata OH DAT FEELZ). SERIUSLAH Pak Kishimoto AGAK memaksakan diri membuat cerita romanshit… oke aku ngefans Naruto sama Hinata, oke aku suka interaksi mereka (SEBELUM ada film itu), okeokeoke film itu HITS, banyak yang nonton, penjualan tiket melejit… tapi SERIUSLAH film itu emang “suskes” secara jumlah penonton TAPI TIDAK dengan penyampaian cerita… penonton banyak bukan berarti film itu bagus! 😡
Film itu bukan untukku, mungkin fans NH3 suka film itu. TAPI SERIUSLAH bahkan aku yang suka NH gak terlalu menikmati film itu! Ada apa denganku!? 😦

Oke oke ini udah mulai ngelantur, oke waktunya aku memikirkan post berikutnya yang lebih baik.

Advertisements

8 thoughts on “[Kesan] Naruto Gaiden chapter 3: Kesempatan Bertemu

  1. ngakak pas chouchou kepedean ama mitsuki,gara2 bocah pomade datang si chouchou batal ngegelinding,jangan2 si bocah pomade sepupu sarada anaknya itachi,kan kayanya si bocah pomade lbh tua gitu dari sarada,mungkin itachi udah nikah waktu sebelum dibunuh,iya nonton naruto the last kaya nonton drama plus masa si sasuke muncul cuma mau ngancurin meteor doang,harusnya judulnya bukan the the last tapi naruhina love story

    • Iya aku juga ngakak gara2 si onde-onde itu kepedean, mungkin Chouchou mikir bakal ada pairing baru namanya MitsuChou XD
      Aku juga mau lihat Chouchou gelundungan XD
      Aduh, aku sampe sekarang masih mikir kalo si Kepala Tudung itu Shisui Uchiha, lantaran si kepala bertudung itu KZL Sasuke abis bunuh Itachi… mengingat Shisui itu sohib Itachi, ya kan? :/ selain itu, Kabuto pernah bilang kalo dia gak nemu mayatnya Shisui, bisa aja Shisui masih hidup? :/

      Aduh, The Last. Gak ada yang salah dengan kisah cintanya naruhina, sih (justru mereka adalah couple 2D terbaik yang aku ship). TAPITAPITAPI SERIUSLAH, aku mempermasalahkan penyampaian ceritanya The Last itu! Banyak fanservice-nya, maksudku, waktu misi itu, kedekatan Naruto sama Hinata jadi rada maksa!
      Aku suka waktu Naruto bilang dia akan di sisi Hinata sampai mati (seriuslah itu adegan yang DEM DAT FEELZ), tapitapitapi sesudah itu, adegan finalnya mereka CIUMAN SAMBIL MUMBUL DEPAN BULAN (FANSERVICE TINGKAT LANGIT TUJUH)… NGUAYAL ABIS! Ancur dah feel-nya! >_> Aku lebih suka kalau misalnya mereka kisu di tempat yang lebih realistis… :/

      Serius, aku jauh lebih suka interaksi mereka di Naruto Shippuden daripada The Last. :/

      Ah, Sasuke. Aku kasihan sama fans Sasuke walaupun aku gak terlalu peduli soal Sasuke, tapi setidaknya dia melakukan kerja bagus soalnya dia ikutan nyelamatin dunia, kan? 😉

      Mending judulnya jadi “The Scarf: NH The Movie” aja XD

      Catetan: baca novel The Last jauh lebih baik daripada nonton filmnya. Mungkin suatu hari terbit di Indonesia…

  2. Halo lagi :p
    gegara chapter ini jadi tambah ngefans deh sama chouchoU xP dia lucu si abisnya *walaupun kek korban drama korea*.
    yg ama mitsuki ituloh astajim!! (/.\) . Apa dia masih nganggep bukan anak chouji bubun baika aja dia bisa -,-
    kira2 berapa chapter lagi yakk buat masalah uchiha ini =,= lama2 aku ntar lupa judulnya.
    oh iya rambutnya hinata akulebih sukaan yang dipotong segitu daripada yang dikuncir itu riweeehh aja kesanya kalo kuncir model ino keknya lebih bagus.
    Kalo the last yg aku gak ngerti justru kenapa syal nya bisa begerak sendiri !? Keluar kek uler gitu apa itu efek genjutsu!? Kalo naruhina mah aku sukaan yang di SD gemess ihh.

  3. gegara chapter ini jadi tambah ngefans deh sama chouchoU xP dia lucu si abisnya *walaupun kek korban drama korea*.
    yg ama mitsuki ituloh astajim!! (/.\) . Apa dia masih nganggep bukan anak chouji bubun baika aja dia bisa -,-
    kira2 berapa chapter lagi yakk buat masalah uchiha ini =,= lama2 aku ntar lupa judulnya.
    oh iya rambutnya hinata akulebih sukaan yang dipotong segitu daripada yang dikuncir itu riweeehh aja kesanya kalo kuncir model ino keknya lebih bagus.
    Kalo the last yg aku gak ngerti justru kenapa syal nya bisa begerak sendiri !? Keluar kek uler gitu apa itu efek genjutsu!? Kalo naruhina mah aku sukaan yang di SD gemess ihh.

    • Sama, aku lebih ngefans Chouchou sekarang nih, wkwkwk ngakak aku sama ulahnya yang yang aneh-aneh di chapter ini XD
      Oh iya, Bubun Baika no Jutsu! Ah, aku baru ingat, makasih udah ingetin. Tauk ah Chouchou kok masih gak ngerasa kayak bapaknya itu, ckckck.
      Aku bosen sama Uchiha, moga aja tuh sinetron “Ibu yang Ditukar” cuma 10 chapter…
      Sama, aku lebih suka Hinata yang rambutnya pendek daripada dikuncir.

      Kalo yang The Last… NAH ITU DIA! gimana bisa itu syalnya gerak2 kayak uler terus ngiket badan Naruto, sumpah gak logis. Ah, mungkin biar adegannya dramatis. Dramatis iya, logis nggak. Itu salah satu dari kebanyakan adegan gak logis di The Last.

      Oh kalo di Naruto SD itu… iya sih ngegemesin. Sayangnya adegan2 itu diganggu Neji yang overprotektif ke Hinata… udah gitu, Neji juga cousin-complex!

  4. Baru baca yg ini.. Sama sih, gue juga enek.. Dari dulu yg dibahas uchiha lagi uchiha lagi. Apa gak kurang cerita uchiha di Naruto? Udah paling banyak diceritain masih aja diceritain, dibikin konflik di naruto gaiden. #rolingeyes

  5. Pingback: [Kesan] Naruto Gaiden: Hokage Ketujuh dan Musim Semi Merah Tua | Nectarinia's Mind

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s