Naruto, E Better Romenshit Stori den Twelek

versi part 2

versi part 2

Ehem, maksudku Naruto, A Better Romanshit Story than Twilight. Cara bacanya seperti yang di judul artikel ini, kan? :v

Naruto, A Better Romanshit Story than Twilight, disingkat jadi NABRST. Serial komik “doujin” bikinanku yang ku-upload di 1cak. Yah, kira-kira seperti serial Taa & Titi bikinanku… hanya saja, perbedaannya adalah… Taa & Titi sudah berchapter-chapter, sedangkan NABRST… baru 1 chapter… itupun… tahun kemaren… gak update-update nih serial. Oh, peran utama serial ini adalah Naruto dan Hinata, karakter 2D bikinan Pak Kishimoto. YA, DUA DIMENSI.

Kenapa serial Naruto yang a better romanshit story than Twilight? Kenapa gak serial yang lebih romanshit daripada cerita ninja-ninjaan ini, seperti Seni Pedang Onlen atau CLuarga LAkNAD? Yah, kupikir karena di antara couple-couple 2D kesukaanku, cerita Naruto dan Hinata paling well-written. Ya, mereka adalah couple yang mainstream (tentang cowok gak peka-peka dan cewek malu-malu kemudian blablabla), tapi… serial ini punya alur bercabang “antara si ini dan si itu”. Lebih banyak menceritakan tentang “antara Naruto dan Sasuke“. NARUTO NGEJAR-NGEJAR SASUKE, sohibnya Naruto. Naruto sering menyangkut soal Sasuke, cerita tentang rivalitas dan “teman-seperti-saudara”. Tapi, ketika “antara Naruto dan Hinata” sebagai alur sampingan, cerita tentang kehidupan mereka yang sebenarnya terhubung tanpa mereka sadari. The PUREST love story in shounen manga history ever. IYA, SHOUNEN. (Jangan highlight kalau gak mau baca beberapa ocehanku) [Sebuah movie yang banyak romance-nya gak lantas menjadikan movie itu untuk SHOUJO. Kenapa protesnya berbau “Movie shonen kok banyak romance-nya?”, kenapa kok gak sekalian protes “Kok White Album, ToHeart, Clannad, 5 cm per second, dan blablablanya (termasuk sebagian besar animu hentong, KARENA ROMANSHIT BAGIAN DARI HENTONG) buat shounen sampe seinen (versi dewasa dari shounen)?”. Aku tau kalo judul-judul yang tadi disebutkan itu juga ditonton cewek, gakpapa sih cewek nonton animu shounen, tapi mengingat sasaran utamanya adalah shounen… yah, aku bisa menyimpulkan kalau romanshit bisa menjadi GENRE UTAMA serial shounen. Lihat saja banyak eroge untuk seinen (tidak termasuk nukige) berbau pure love story.]

Bagaimana aku membuat serial ini? Waktu itu aku kelas 9. Ya, kelas 9 semester 2… kalian tahu apa yang seharusnya dilakukan anak yang bakal ujian, kan? Ya ya ya, menghabiskan waktu membaca buku untuk persiapan UN… untuk persiapan JIKA TIDAK ADA DUA LEMBAR PERTAMA SESUDAH LEMBAR KOVER SOAL, dua lembar itu DIHILANGKAN, diduga kedua lembar tersebut berbau SOAL BAJU KOTAK-KOTAK, lalu kamu hanya mengerjakan bagian tengah yang sesuai dengan barcode kover, dan wow lalu kamu diberi dua lembar pengganti yang jelas-jelas barcode-nya tidak sesuai barcode kover. Akibatnya nilai UN BAHASA INDONESIA menjadi tidak sesuai harapan karena kunci jawaban yang tentu saja berbeda. Ini akibat “SENSOR SOAL” baju kotak-kotak. Oh tunggu kenapa artikel ini jadi berisi komplain UN Bahasa Indonesia SMP/MTs 2014, entahlah.

Waktu aku kelas 9 semester 2, aku cuma boleh main hape INI (maksudku hape yang kupakai buat mengetik artikel ini) hari Sabtu dan Minggu. Ini berlaku sampai aku selesai UN.

Yah… awalnya, waktu bulan Januari 2014, aku sempat berpikir untuk membuat komik tentang “Naruto” untuk di-post di 1cak. Aku terinspirasi post-nya mas_sakti yang judulnya “Dul Kyul, NSFW 2”. Ada quotes-nya si Dul Kyul yang ngena di pikiranku. Aku mau bikin versi remake, hmm… VISUAL NOVEL!

Jadi, saatnya menggambar. Gambar siapa dulu… hmm, Naruto dulu. Aku memutuskan untuk menggambarnya pakai aplikasi PicsArt, sebuah aplikasi edit foto, tapi juga bisa buat nggambar. Karena PicsArt versi smartphone, aku agak kesusahan menggambarnya. Selama ini aku nggambar Taa dan Titi, jenis kelamin mereka itu betina. Lah, Naruto jantan. Susah beudz. Pernah pada suatu malam, aku kelamaan nggambar Naruto gak pake nyicil (ngesave untuk sementara), lalu… lalu… tiba-tiba… GAMBARNYA MENGHILAAAAAAAAAAAAAANG!!!!!! 😥 HFJFJSKLALSHCJDKSLHFKSLAKAKSJDJDJJFJFJDKSLALALSHXJHS sejak saat itu, aku rajin ngesave cicilan gambar. Yah, aku menggambar Naruto dari awal.

Karena hapeku ditahan dari hari Senin-Jumat, aku jadi memanfaatkan hari Sabtu-Minggu untuk menggambar Naruto. Aku baru menyelesaikanya sekitar… yah, antara Februari atau Maret, aku lupa. SENENG BANGET! Walaupun aku merasa gambarku sederhana, tapi aku puas! 😀

naruto senyum 1

Minggu berikutnya, aku menggambar Hinata. Hmm sebenarnya aku agak bingung untuk menentukan, enaknya baju Hinata yang jaket putih-ungu itu atau seragam chunin? Akhirnya kuputuskan nggambar dia dengan jaket sehari-harinya itu karena lebih gampang. Yeah, sebenernya gak banyak kendala, kecuali bentuk tubuhnya itu… oh, awalnya sih aku mikir kalau rambutnya itu susah dikasih efek terang, jadi gak aku kasih efek terang di kepalanya itu. TAPI setelah aku tanyakan ke Gvrv Agvng alias joesrms (fans berat Obito Uchiha kasian Obito udah modar) tentang gambar bikinanku, dia nyuruh aku bikin efek terang itu. Yah, jadinya begitulah. Btw, aku finishing nggambar Hinata waktu Maret! Nah, ini aku ingat! Aku INGAT! AKU INGAT karena itu… itu… ITU BERTEPATAN DENGAN RILISNYA CHAPTER 663 DIMANA HINATA RAPOPO…!!! :v

gendut 1

Akibat rilisnya chapter tersebut, aku GALAU dalam…ehm… sekitar… 3 hari? Yah, kira-kira segitu? Aku agak ragu ngelanjutin komik itu. Gambar polosan Naruto half-body udah, gambar polosan Hinata half-body udah, tinggal bikin panel-panel komik. Hmm, aku sebenarnya bikin komik itu agak ragu, soalnya aku mikir, “bagaimana kalau NH gagal canon? Buat apa aku bikin komik tentang couple yang MUNGKIN gagal canon?” Tapi aku kumpulkan keyakinan bahwa,

“Ayolah, ini cuma komik. Walaupun KALAU NH gagal canon, aku mau membuktikan ke para wancaker kalau, ‘WOI WANCAKER! Aku fans Naruto sama Hinata, nih lihat nih komik doujin-ku tentang mereka! LIHAT NIH NIH NIH! LIHAAAAAAAAAAAAAAT…!!!”

Dan yang terpenting dari postku itu adalah joke, bukan tokoh. Gak ada salahnya kan, bikin komik dengan karakter kesukaan? Aku pikir sih gak selamanya kita harus pakai OC.

APRIL 2014, AKHIRNYA! AKU POSTING…!!!!!!! \ 😀 / Judulnya “Naruto, A Better Romanshit Story than Twilight: Gendut”. Ini adalah post kombinasi antara ide mas_sakti dengan JURANG MASMING (amingdemambo). Aku udah izin ke mereka tentang ini sih. Hmmh, sebenernya sih aku berniat posting itu abisnya UNAS (Bulan Mei), tapi berhubung aku udah kebelet posting jadinya KLIK! Aku posting aja sekarang! 😛
Jangankan dapat fun lebih dari 1000, dapet banyak komentar positif aja aku udah seneng! Kupikir para wancaker kasih fun bukan karena tokoh, melainkan joke, kan? Gak semua wancaker adalah fans NH, tapi aku membuktikan ke mereka kalau aku fans NH. Aku gak memaksa mereka untuk peduli, lel.

Ini udah setahun lebih sejak aku posting komik itu. Yah, sesudah itu aku posting serial “Taa dan Titi” seperti biasa.

Bulan Desember 2014, akhirnya aku berhasil memodifikasi Naruto versi “The Last”! 😀 Hmm, kalau Hinata… ugh… aku… aku agak susah di bagian bentuk tubuhnya itu… :/ jadi… aku baru selesai memodifikasi Hinata versi “The Last” waktu Januari 2015…
Yah, waktu itu sekedar memodifikasi sih, gak ada niat lain. Tapi akhirnya aku mulai berpikir untuk… melanjutkan serial NABRST! 😉 Tapi “T” itu “Twelek”, bukan “Twilight” lagi…

lemak 1

monyong versi terbaru

 

YA! Aku ngelanjutin! Bulan ini, aku bikin remake dari post lama, untuk nostalgia, gitu… 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s