Naik-turunnya jiwa shipping-ku

 

Rasanya ini sudah beberapa bulan sejak ceritanya Naruto tamat. Walaupun aku sebenernya gak terlalu peduli pairing (pokoknya ending Sasuke tobat dan Naruto jadi kades itu aja udah cukup bikin aku seneng), tapi yah kupikir ending Naruto merid sama Hinata adalah BONUS untuk dahaga jiwa shipping-ku (et dah, bahasa macam apa ini). Toh, KALO endingnya Naruto sama Sakura, atau ending humu sama Sasuke, atau ending cinta segitiga NaruSakuHina, atau ending harem, atau bahkan ending Naruto masih jomblo sampe tua *uhuk* kayak Pak Kakashi dan Pak Gai *uhuk* aku gakpapa! Piring, siping, otepe, atau apalah itu… bukan segalanya!

Jadi, seperti yang udah disebutkan di post-post sebelumnya, aku shipping NH sejak masih SD. YA, SEKOLAH DASAR. Couple pertama yang aku ship. Pertama kalinya aku merasakan gejolak shipping dari dalam hati (?). Bagaimana aku bisa shipping couple 2D tersebut? Berikut kronologinya…

Kelas 3 SD

Itu adalah masa ketika musim-musimnya Naruto tayang di Global TV. Aku suka Hinata. Aku juga suka Naruto. Aku suka keduanya. Wait, aku masih belum ngeship mereka.

Aku suka pas ujian chunnin, ketika Naruto kasih semangat ke Hinata yang ngelawan Neji. Naruto berasa cheerleader, dah! Hinata jadi pede. Meski sampe Hinata sekarat, dia maksain diri ngelawan Neji. Yang jelas, Hinata kalah. Naruto bertekad ngalahin Neji yang sungguh ter-la-lu!

Pas ujian chunnin tahap berikutnya, Naruto lagi perjalanan ke arena pertandingan. Lalu dia ketemu Hinata. Mereka ngobrol sebentar.
Aku agak lupa, kalo gak salah Naruto bilang kalau dia aslinya gak pede soalnya bakal ngelawan Neji yang setrong.
Hinata menyahut, “itu gak bener!”. Kemudian Hinata menyemangati Naruto dengan “Ceramah no Jutsu” milik Hinata.

Akhirnya Naruto merasa pede. “Makasih, Hinata. Awalnya kukira kamu itu orang yang aneh dan ngebosenin…” Hinata kena jleb.
“… tapi, aku suka orang sepertimu!” lanjut Naruto sambil berlalu. Hinata yang pemalu itu mukanya jadi memerah.

Aku suka bagian itu. Hei, kayaknya mereka cocok. Akhirnya aku mulai mencucokkan (baca: shipping) mereka berdua.

Kelas 4 SD

Kayaknya jiwa shipping-ku mulai berkembang.

Aku yang masih folos iseng-iseng mencari gambar NH di Mbah Gugel. Wat? Fanart mereka icha-icha? Aaaaaaaaaaahhhhhhh…………!!!!! My eyeeeeesssssss……!!!!! >_> Aaaarrrrgh, sejak saat itu, aku gak rela KALAU ada adegan mereka icha-icha baik dalam fanart maupun cerita original! Eh, cerita original? Untung aja ini serial bergenre petualangan, less romanshit. Aku emang bukan tipe penyuka romance, tapi aku shipping mereka berdua. Aneh. :/

Aku benar-benar menikmati interaksi mereka berdua. Aku suka pas awal part 2, Hinata terlalu malu untuk bertemu Naruto yang makin tamfan setelah 2 tahun latian sama Jiraiya. Aku juga suka pas Tim 7 (yang baru) dan Tim 8 kerjasama nyari-nyari Sasuke.

Kelas 5 SD

Jiwa shipping-ku biasa aja, gak naik, gak turun. Sampai…

… aku baca Naruto volume 47. Naruto lagi terdesak pas ngelawan Pain. Hinata maksain diri untuk melindungi Naruto, bela-belain ke arena pertarungan. Naruto tanya kenapa. Cihuy! Setelah mendem bertahun-tahun, akhirnya Hinata menyatakan perasaannya ke Naruto. Yah, lalu Hinata tarung dengan Pain. Hinata kena tusuk. Hinata tepar. Naruto kaget. Naruto ngamuk, jadi kyubi ekor 6 (kalo gak salah). Trus pas Naruto udah sadar, pas tau Hinata rapopo, eh, baik-baik aja (abis disembuhin Sakura), Naruto-nya nangis-nangis.

Yah kupikir itu dulu hint NH di volume 47. Jiwa shipping-ku terasah. Sayangnya, aku kok ngerasa timing-nya Hinata pas menyatakan perasaan itu kurang tepat, ya? Dan Naruto agaknya payah. Kapan dia balas perasaan Hinata? Grrrrh, aku agak geregetan menghadapi hint ini. 😡 yah, kupikir Naruto gak ada waktu untuk membalasnya. Maklumlah, dia masih sibuk untuk arc berikutnya.

Arc berikutnya tentang pertemuan 5 kage. Itu tuh, yang ceritanya Danzo jadi kades Konoha (baca: hokage) jadi-jadian, sementara Sasuke mulai lafar, pengen bunuh Danzo. Yah, tentu saja di arc ini kagak butuh adegan romanshit. Jadi aku mulai menikmati ceritanya tanpa memperhatikan pairing, sampai…

… aku baca Naruto di internet, lupa chapter berapa. Sakura yang tahu kalau Naruto suka Sakura, akhirnya PURA-PURA menyatakan suka ke Naruto. Yah sebenernya niatnya Sakura itu “selama ini kamu capek-capek ratusan chapter nyari Sasuke cuma biar aku seneng, gimana kalo kamu berhenti nyari Sasuke? Biar aku aja yang ngejar? Ya? Ya?”. Yah aku agak bingung gimana jelasinnya. FFFFFFUUUUUUUUUU…..!!!!!!! NARUTO, UNTUNG AJA KAMU NOLAK SAKURA YANG BOHONG ITU!!!! Ah, kenapa di arc ini juga masih ada pairing-pairingan, sih!?

Beberapa chapter kemudian, Sakura yang nyaris dibunuh Sasuke ditolong Naruto. Gendong bridal. “Halah, itu kan emang teman! Emang mau gimana lagi cara nyelamatinnya selain gendong gitu?” batinku. Jiwa shipping-ku biasa aja.

Kelas 6 SD

Entah aku kesambet apa, aku beli Naruto volume 50. Itu tuh, yang ceritanya Sakura pura-pura menyatakan perasaan ke Naruto. Tapi aku lebih memperhatikan ALUR. Toh yang cerita Sakura bohong itu cuma 1 chapter. Sisanya cerita Sasuke ngelawan 5 kage itu.

Huah, aku mulai bosan dengan shipping-shippingan ini. Aku tetap fans NH, tapi persiapan ujian lebih penting, kan? Yang aku ingat sih ini ceritanya perang Aliansi Shinobi vs Madara dkk. untuk melindungi Kyubi dan Hachibi (Naruto dan Killer Bee)…

Liburan semester (baca: kelulusan), aku juga berani beli volume 52. Toh isinya gak cuma hint NS yang itu. Ingat, romanshit bukan kunci keberhasilan serial Naruto.

Kelas 7 MTs

Ini pas ceritanya Naruto sama Killer Bee ke medan perang untuk menolong aliansi shinobi. Lalu Naruto bikin bunshin untuk berpencar karena aliansi shinobi itu kan banyak. Kebanyakan aliansi shinobi lagi ngelawan zetsu yang bisa nyamar jadi shinobi. Repot kan? Oh, sisanya pada ngelawan shinobi lawas (udah modar) yang dibangkitin pake jurus Edo Tensei.

Pas adegan Hinata nyaris kena tebas zetsu (yang nyamar jadi shinobi lain), tiba-tiba dia dilindungi Naruto! Amsyong, gak kebayang dah jiwa shipping-ku makin melejit, aku jadi fangirling berjam-jam, sampai… aku mikir, “oh iya ya, ini kan perang, udah pasti lah Naruto itu melindungi Hinata sebagai TEMAN…”. Akhirnya aku mulai menganggap adegan itu biasa aja. Iyalah, teman kan harus saling melindungi. 😛

Jiwa fangirling-ku mulai pudar, sampai… chapter berikutnya. Hinata membatin, merasa dirinya lemah karena ketika dirinya ingin melindungi orang, eh malah orang itu yang berbalik melindunginya. “Orang itu” udah jelas maksudnya Naruto. Naruto yang bisa baca pikiran Hinata itu (?) menyemangati Hinata. AAAAAAAAAAAAHHHHH MANISEEEEEE……!!!!! 😀  #plakk!

Kelas 8 MTs

Ingatanku pas kelas 8 masih agak kuat, jadi aku cerita agak panjang.

Aku mulai suka bagian ini. Akhirnya, aliansi shinobi turut membantu Naruto, Bee, Pak Gai, dan Pak Kakashi melawan Obito dan Madara yang udah bangkitin Jubi (ekor 10). Entah kenapa aku mulai berpikir, “mungkin aja bakal ada adegan Naruto mengingatkan Hinata tentang ‘jalan ninja’ mereka…”

Pas Jubi mulai lafar, dia menembakkan kayu-kayu tajam ke arah aliansi shinobi. Terjadilah hujan kayu. Banyak yang terluka sampai tewas karena kena serangan itu. Pas kayu itu mengarah ke Naruto, Hinata berusaha melindungi Naruto, tapi… JLEB! Malah Neji yang kena. Yang lainnya kaget. Naruto syok. Hinata nangis. Yah, Neji yang sekarat itu berkata bahwa Hinata aja rela mati buat Naruto, gitu juga Neji, rela mati buat Naruto (apa aku belum cerita kalo Neji udah tobat karena Ceramah no Jutsu milik Naruto?). Lalu blablabla, Neji menghembuskan nafas terakhirnya. Ini semua gara-gara Obito pengen aliansi shinobi merasakan keputusasaan! Obito sama Madara jahat, ntar aku ngadu ke mama! 😥

Pas bagian itu, aku mikir kalo di chapter berikutnya itu si Hinata yang bakal bener-bener putus asa; soalnya dia nangis sesenggukan sih. Eeh, ternyata… prediksiku meleset! Justru Naruto yang putus asa! Udah gitu diceramahi Obito, “Kamu bilang, ‘aku tidak akan mebiarkan teman-temanku mati,’ tapi kenyataannya? (Nunjuk aliansi shinobi yang tewas) Tuh liat, mereka tewas kena tusuk! Coba katakan itu sekali lagi! Sudahlah, Naruto… kamu gak punya ortu, Pak Jiraiya gurumu itu udah tewas… ngapain juga kamu tinggal di dunia penuh keputusasaan ini? Ayo sini sama om…” <- skenario yang ana buat-buat :v

Eh, tiba-tiba si Naruto ditampar si Hinata! -Seketika ingat iklan Vaselin, ceritanya syuting sinetron, si ceweknya seharusnya nggampar si cowok, tapi si ceweknya gak berani soalnya muka si cowoknya berminyak. Akhirnya setelah cowokya pakai Vaselin, ceweknya masih gak berani nampar, soalnya cowoknya tamfan.- Abis itu Hinata pake Ceramah no Jutsu, bilang ke Naruto kalau pengorbanan Neji gak sia-sia selama punya tekad, lalu blablablanya… eh, justru Hinata yang mengingatkan Naruto tentang “jalan ninja” yang sama! Terus si Naruto bangkit, pegang tangannya Hinata, bilang makasih, terus nyalurin cakra kyuubi ke Hinata, bersambung.

AAAAAAAAAAAHHHHHHHH AKU JADI FANGIRLING, JIWA SHIPPING-KU BANGKIT! NGOAHAHAHAHAHAH….!!!!! 😀 Ketika “Rajanya Ceramah no Jutsu” terkena jurus Ceramah no Jutsu milik Hinata! Gandengan tangan, coooooy!!! #plakk! Ah, kok aku jadi lebay gini.Toh abis itu di chapter berikutnya lebih fokus ke pertarungan ngelawan Jubi.

Beberapa bulan kemudian, aku lihat di Naruto Wiki kalau bulan April volume 64 rilis di Jepang.

image

Ini adalah hint paling jelas! Iyalah, mana ada komik Naruto yang kovernya Naruto sama Sakura romantis-romantisan? Gak ada toh? Duh, kapan sih tuh buku terbit di Indonesia!? Tapi aku langsung mikir, “lho, volume ini kan gak cuma fokus ke adegan itu, kan masih banyak cerita penting lainnya… kalo aku CUMA kepengen kovernya, berarti aku GAK SEPENUHNYA baca tuh buku, dong?” :v

Beberapa chapter sesudah adegan gandengan tangan itu…
“Makasih ya udah sembuhin anakku. Apa kamu pacarnya?” tanya bapaknya Naruto, Minato, ke Sakura.
Malah Naruto yang jawab, “Eh… iya! Kurang lebih gitu!”
JDUAK! Kepala Naruto ditonjok Sakura. “Kamu ini! Simpan tenagamu dulu!”. Naruto meringis. Minato teringat Kushina, istrinya yang kasar seperti Sakura.



AMSYOOOOOOONG!!!!! NARUTO, KAMU JUAHAT! NEMBAK CEWEK AJA BELON PERNAH, UDAH NGAKU-NGAKU SAKURA ITU PACARMU! AAAAAAAAARRRRGHHHH!!!! TERUS APAAN ITU KOVER NARUTO VOLUME 64!? PENGECOH!? Nyaris frustasi cuma gegara adegan itu. Cih, sudahlah! Seharusnya aku mementingkan alur cerita daripada “Naruto-bakal-sama-siapa”!

Setidaknya, di beberapa chapter berikutnya ada bagian dimana Hinata mengingat adegan gandengan tangan itu, lalu dia bertekad untuk… maju! Hinata IMBA! XD
Jiwa shipping-ku mulai ke tahap biasa. Gak terlalu hyped.

Kelas 9 MTs

Naruto sama Sasuke kembali ke Rahmatullah, selengkapnya diceritakan di artikel ini plus sekuelnya

Yah, aku agak kaget juga sih pas Sakura kasih nafas buatan ke Naruto. Jiwa shipping-ku pudar, aku jadi DOWN pas proses bikin post “Naruto, A Better Romanshit Story than Twilight” di 1cak… beberapa saat kemudian aku mikir, “Ah, itu kan cuma nafas buatan, nafas buataaaaaan….!!!”. XD Tapi aku mulai berpikir, “gimana kalo endingnya Naruto sama Sakura? Apa ntar Naruto -karakter kesukaanku- bahagia, sedangkan Hinata -karakter kesukaanku juga- galau?”. Tapi aku masih terus garap post itu, walaupun jiwa shipping-ku nyaris hilang. Fokus UN, fokuuuuuussss…..!!! >_<

Baru berapa hari sesudah UN, tau-tau aku dikabari kalo Naruto volume 64 udah terbit! Wat! ALHAMDULILLAH, AKHIRNYAAAAAAH………!!!!! 😀 /

Kelas 10 SMA

Jadi, bakal ada “The Last: Naruto The Movie”, ya. Awalnya, reaksiku sih biasa aja, walaupun ini menceritakan Naruto dkk. udah dewasa. Tapi, semuanya berubah sejak posternya keluar.

Masih bingung, kenapa Hinata ngadep sono? XD

Masih bingung, kenapa Hinata ngadep sono? XD

Dat tagline. “Saigo no Episodo wa, Hajimete no Ai.” artinya “Episode Terakhir, Cinta Pertama.”; banyak rumor yang bilang kalau itu menceritakan hubungan Naruto sama SAKURA, soalnya kan Naruto itu awalnya SUKA Sakura… ya sudah, biarin. Toh aku gak peduli Naruto sama siapa, pokoknya dia bahagia.

Beberapa minggu kemudian, kalau gak salah pas akhir Oktober. Akhirnya, pre-order CD movie soundtrack The Last mulai dibuka! Tentu saja, gambar kovernya juga sudah diperlihatkan!

Kover CD ini sampe dibawa-bawa ke situs berita jejepunan, yeah, cuma gegara kover ini...

Kover CD ini sampe dibawa-bawa ke situs berita jejepunan, yeah, cuma gegara kover ini…

Aduh, itu jelas-jelas official kok masih banyak aja yang bilang kalo itu fanart… XD walau begitu sih aku awalnya agak gak percaya, chapter terakhir belon kelar kok Studio Pierrot udah berani spoiling begono… belon lagi itu trailer isinya juga NH. Dan lagi, ini semua RESMI! Oke, berarti udah dibocorkan kalau endingnya situ-sama-situ! Aku mikir, “kasian fans NS… mereka butthurt…” lalu bagaimana dengan jiwa shipping-ku? Menggila! :v Tapi, melihat spoiler gambar anak-anaknya Naruto sama Hinata, aku mikir kalo itu cuma fanart. “Ah, paling endingnya cuma sampe pacaran, tamat,” pikirku. Aku berpikir begitu, sampai…

… beberapa hari kemudian, chapter 699 & 700 rilis serempak. Wat!? Beneran nikah, terus punya anak!? Berarti… itu… bukan fanart!? Jadi itu gambar resmi Studio Pierrot!? Oh SP why u spoiled us!? >_> oke, jadi nama anak mereka itu Boruto sama Himawari. Boruto kayak bapaknya, kalo Himawari kayak ibunya. Sayangnya, gak ada anaknya yang punya mata byakugan kayak ibunya… :/ konon, di interview, Pak Kishimoto lupa tentang itu… XD eh, kalo misalnya ada anak ketiga, berarti gak jadi Keluarga Berencana, dong? 😮 #buak

Akhirnya, sejak NH resmi CANON, entah kenapa aku mulai terbuka dengan fanart icha-icha mereka. Mungkin gara-gara aku penasaran adegan mereka bikin Boruto sama Himawari… :v kalau sudah punya anak, berarti mereka gak polos lagi, kan? Aku ingin membayangkan Hinata yang pemalu, sedang begitu… huehuehue. :^)

Btw, aku baru tahu kalau September itu rilisnya game “Naruto Shippuden: Ultimate Ninja Storm Revolution”… hint NH lebih banyak dari game sebelumnya. Nama kombinasi mereka berdua “Secret Lovers” (udah dari game sebelumnya sih namanya gitu) dan “Joining Hands” (kalo Naruto versi Mode Kyuubi)

image

JUUHO RASEN SOSHIKEEEEEEEEEEEEEEN………!!!!!!

Di “Mecha Naruto story”, tuh Mecha Naruto aja demen sama Hinata, kok Naruto asli nggak ya? XD

Sampai sekarang, jiwa shipping-ku masih mentereng (?). September 2014-Desember 2014 kusebut “Bulan NH”, karena banyak hint itu selama beberapa bulan berturut-turut.

******

Begitulah kronologinya. Selama ini aku sudah merasakan gejolak jiwa shipping (?). Jadi, setelah bertahun-tahun, couple 2D kesukaanku canon juga. Siapa itu yang bilang kalo Naruto sama Hinata gak natural? Buku “Hiden: Retsu no Sho” sudah berkata… itulah mengapa aku suka interaksi mereka sebagai teman.

Oke, Naruto tamat, tinggal nonton The Last… eh? Apa kalian pikir aku mau nonton The Last cuma karena pengen lihat couple-2D kesukaanku itu? Gak! Aku nonton The Last karena genre petualangan. Orang yang nonton The Last cuma karena pengen lihat piring-siping-otepe kesukaannya? Itu berarti mereka GAK SEPENUHNYA nonton. Banyak hal-hal penting di situ selain adegan romance. Dan aku gak suka orang yang bilang The Last itu tontonan shoujo. Mereka gak tau definisi “shoujo”. Menurutku The Last masih dibilang tontonan shounen karena sudut-pandang-pemeran-utamanya adalah Naruto. Banyak adegan romance bukan berarti film itu jadi shoujo.

Lalu, tentang Sasuke dan Sakura. Ya, ya, biasanya orang yang ngefans NH itu juga ngefans SS, tapi aku… sejujurnya, aku gak terlalu peduli dengan interaksi SS (walaupun aku sering baca fanfic SS) XD. Justru aku kok agak ngerasa aneh dengan chapter 699, bagaimana Sasuke “tiba-tiba” sayang Sakura? *uhuk* Aku kurang menikmati interaksi mereka. Maaf, setiap orang punya opini masing-masing. :/ *uhuk*

Hmm, kalau kalian merasa ada yang mengganjal, silahkan komentar! Tapi aku sebisa mungkin menghindari debat…

Catetan: Aku sudah mulai lelah bikin post tentang couple 2D, mungkin sampai sini dulu aku posting tentang couple 2D secara berturut-turut… :/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s