Marco Ikusaba & Ai Mikami, 2×7

Kali ini aku bahas 2 orang. Kenapa? Soalnya aku dukung capres nomor 2 mereka gak bisa pisah. Pernah, sih, tapi jarang. Itu pun cuma di awal cerita. Mereka sering bersama, sampe dead end pun tidak bisa memisahkan mereka berdua. Oke, cukup basa-basinya. Inilah… Marco Ikusaba & Ai Mikami………!!!!! 😀 Bisa disebut “Duo 7th” juga.

Mirai Nikki 15.mp4_snapshot_16.54_[2014.07.10_19.10.48]

pertama kalinya aku nonton cutscene Mirai Nikki di Youtube, aku lihat pas mereka kayak gini. 😀 sejak saat itu, aku pikir kalo Mirai Nikki isinya gak selamanya serius. serial gore juga butuh campuran humor, kan? XD

“Aku Seventh, kau Seventh, dia perempuan, Seventh, Seventh, Seventh…”

Di awal cerita, Marco pertama kali muncul pas kumpul sama kontestan lain (kecuali 3rd, udah dead end). Tapi kenapa kok Ai gak pernah ikutan kumpul, ya? Kan dia 7th juga… mungkin tempat berdirinya gak cukup buat berdua, bisa-bisa mereka rebutan. Ah, sudahlah.

Sedangkan Ai pertama kali muncul di beberapa chapter kemudian, waktu insiden Omekata. Ai terlihat bersama Orin, temennya, lagi ikutan jadi jamaah Omekata. Kenapa? Di “Mirai Nikki Paradox”, diceritakan kalau alasan mereka jadi jamaah Omekata karena pengen ngumpulin informasi tentang 6th, Tsubaki Kasugano.

Kisah lama Marco sama Ai itu paling sweetheart dibandingkan dengan kisah kontestan lain. kasihan juga, sih. tapi masih ngenes masa lalunya Tsubaki. 😦 14 tahun yang lalu, Ai kecil ditinggal ortunya di Menara Sakurami. Dia udah nunggu ortunya, berjam-jam nunggu, tapi mereka gak dateng-dateng. Ai galau. Apa ortunya gak mau mengakui keberadaan Ai? :/

“Ini adalah hari terburukku…!” tangisnya.

“Syukurlah…” kata seorang bocah yang sudah ada di hadapannya.

“Kok malah syukur, gimana seh…” Ai langsung “berkeringat” (karena “sweatdrop” udah mainstream).

“Lah, kalo ini hari terburukmu, entar hari berikutnya pasti bakal lebih baik lagi, kan?”

Terus, Ai dan bocah itu kenalan. Bocah itu memperkenalkan dirinya sebagai Marco Ikusaba. Marco bilang, banyak anak-anak yang ditinggal ortunya di menara tersebut. Marco sendiri juga ditinggal, sih, dan dia dirawat di panti asuhan. Terus, Marco manggil Bu Kamado Ueshita, pemilik panti asuhan “Desa Ibu” sekaligus calon 8th. Sejak saat itu, Ai dirawat di “Desa Ibu” juga.

Beberapa tahun kemudian, pas Marco sama Ai udah SMA, mereka jalan-jalan ke Menara Sakurami. Mereka nonton sebuah pernikahan di dalem gedung. Ai bilang, dia pengen nikah sama Marco di sini…

“Mar mengubah hari yang buruk jadi hari yang baik. Pokoknya aku pengen nikah di sini.”

(Sebenarnya di anime ada tambahan adegan PLUS PLUS yang gak ada di manga, tapi… ah, sudahlah. Tidak baik untuk diceritakan… -_-“)

Oke, selesai flashback.

Di sini, Marco dan Ai jadi antagonis. Waktu itu, di rumahnya Kosaka yang gede, mereka nyari-nyari Yuki untuk dikeroyok. Anak buahnya Bu Kamado yang lain, Ta-kun, nonton kejadian itu di luar pake binokular sambil lapor ke Bu Kamado. Kosaka sama Akise ke menara kabel telepon buat matiin sinyal (Yuki dkk. pikir kalo Marco sama Ai itu cuma punya Diari Magang berkat server 8th). Yuki, Yuno, Hinata, dan Mao dikejar-kejar tuh pasangan. Pas itu Marco punya Diari Magang, namanya “Diari Tawuran Tak Terkalahkan”, sedangkan Ai punya Diari Magang yang bernama “Diari Naksir”.

Yuki dan Yuno udah naik ke loteng, Hinata dan Mao masih di bawah. Lalu Ai ngeluarin pisau-pisau -yang dia simpen di balik bajunya- lalu melempari Hinata dan Mao dengan pisau-pisau tersebut. Hinata dan Mao terluka parah. Yuki khawatir, mau melihat kondisi mereka tapi dicegah Yuno. Yuki kesel ke Yuno, lah! Yuno malah minta tolong biar ikatan tali di tangannya dilepasin Yuki. Yuki ogah, mengingat kejadian lalu, waktu si Yuno ngurung Yuki. 😦

Tiba-tiba, Marco dan Ai ke loteng. Yuki sama Yuno kaget. Akise menghubungi Yuki pake walkie-talkie. Katanya, dia dan Kosaka udah nyampe menara dan sinyal bakal mereka putusin secara manual. JEGLEG!! Yah, sinyalnya mati. Marco sama Ai ngeliat hape diari mereka yang sinyalnya putus, tapi mereka tenang-tenang aja, malah masih sempat-sempatnya merokok. XD

ngerokok 1 ngerokok 2ngerokok 3

Pertanyaan #1: apa Akise dan Kosaka gak ketahuan petugas menara?

Yeah, Marco sisiran membentuk jambulnya jadi kayak bor, lalu Marco dan Ai mengeluarkan hape mereka yang lain, sepasang “Diari Pertukaran”…! Yuki kaget, karena ternyata mereka juga kontestan! Pasangan itu memperkenalkan diri mereka sebagai 7th. Alamak! Yuki mau-gak-mau ngelepasin ikatan di tangan Yuno, mengingat dirinya masih butuh Yuno. Walau Yuki masih setengah hati percaya ke Yuno (yang sampe nangis-nangis janji gak bakal ngurung Yuki lagi). Duo 7th saling lempar-lemparan hape kembar itu. Lalu mereka “mumumumumumu” (kautahu, lah… :v) dengan hentainya.

ekspresi Yuki menonton adegan hentong XD

dan inilah ekspresi Yuki ketika menonton adegan itu secara LIVE XD

Abis hentai-hentaian sebentar, mereka menjelaskan isi Diari Pertukaran mereka. Diarinya Marco mengawasi Ai, sedangkan diari punya Ai mengawasi Marco. Kelihatannya hape ini membuat mereka susah selingkuh. #plakk

Kemudian Ai melempar pisau ke arah Yuki, tapi berhasil ditepis pake pisaunya Yuno. Yuki memuji Yuno, dan Yuno jadi senang. Dia makin terobsesi untuk menepis-nepis pisau-pisaunya Ai yang beterbangan supaya dipuji Yuki XD. Pisaunya Ai udah abis, akhirnya Marco dan Ai kabur dari loteng.

Duo 7th menggotong Hinata dan Mao yang terluka parah, lalu mengobati mereka di halaman rumahnya Kosaka. Marco bilang kalo dia dan Ai gak mau orang selain kontestan nanti ikut kebakar di rumah Kosaka. Ya, rumahnya Kosaka dipasang perangkap oleh Ta-kun, lalu terjadilah kebakaran di rumah Kosaka. Duo 7th masuk rumah Kosaka lagi, lalu tarung dengan Yuki dan Yuno di tengah kebakaran. Ai dan Yuno catfight. Ai kesandung dan tidak menyadari dirinya bakal dibacok Yuno, tiba-tiba Marco melindungi Ai. Lengan tangan kirinya Marco kena bacok.

Mirai Nikki 15.mp4_snapshot_19.50_[2014.07.08_20.50.08]

kena lengan tangan kiri… atau kelek? XD

Yuno kena lemparan pisaunya Ai (katanya pisaunya udah abis, gimana sih? Mungkin pas mengobati Hinata dan Mao yang kena tancep pisau, Ai ngambil pisau yang tadi nancep…).

Tiba-tiba, api udah padam disiram air yang keluar dari alat-pemadam-api-otomatis-yang-nempel-di-langit-langit-rumah (aku gak tau namanya, maklum tinggal di Indonesia). Yuki meratapi Yuno yang tepar. Terus Marco mencengkeram bajunya Yuki, marah-marah ke Yuki soalnya Yuki gak becus ngurusin cewek (Yuno) pas terperangkap dalam api. Itulah mengapa aku lebih suka couple Marco & Ai daripada Yuki & Yuno.

sinetron 1

bagus, Mar! hajar aja tuh si cengeng sekalian! \ 😀 /

Ai cuma nonton adegan kayak sinetron tersebut sambil ngupil.

sinetron 2

entah kenapa Ai paling kece pas kayak gini

Yuki nangis-nangis sambil mengakui dirinya orang yang menyedihkan (udah dari dulu, kale…!). Marco tambah geli-nan-jijik lihat muka cengengnya si Yuki, akhirnya Marco ngerampas hapenya Yuki, dan SWING… dilemparlah Yuki dari lantai 2 ke lantai 1. GEDUBRAK. Yuki tepar. Selain itu, hapenya Yuno juga dirampas Marco.

Pertanyaan #2: Kosaka ntar tinggal di mana? Rumahnya udah kebakaran gitu…

Terus Yuki, Yuno, Hinata, dan Mao dirawat di RS. Duo 7th udah nyolong hapenya Yuki dan Yuno, sambil memantau aktivitas mereka dengan hape “Diari Acakadut” punya Yuki dan hape “Diari Yukiteru” punya Yuno. Kenapa hapenya Yuki dan Yuno gak diancurin aja, biar Yuki dan Yuno dead end? Yah, karena Marco dan Ai disuruh sama Pak Sakae Esuno untuk membiarkan hidup kedua pemeran utama tersebut. Pemeran utama tidak boleh mati di tengah cerita, bolehnya mati di akhir cerita, kan? 😉 Kalaupun mati di tengah cerita, ntar juga ada “sesuatu” yang bikin pemeran utama hidup lagi. :v

oh, yah, dengan sedikit filler di anime. fungsi lain dari “Diari Pertukaran”… bikin susah selingkuh. XD

dat face 1

dat face 2

Pertanyaan #3: kok lengan tangannya Marco gak berdarah lagi, ya? Maksudku, kok lengannya gak diperban?

Lalu blablabla, Duo 7th ngajak Yuki & Yuno ketemuan di Menara Sakurami. Menara tersebut lagi tutup, jadinya cocok buat battle. Yuki & Yuno juga disuruh bawa bapaknya Yuki, Kurou Amano. Lalu mereka ketemuan di gedung bagian pernikahan.

Mirai Nikki 16.mkv_snapshot_16.41_[2014.07.08_20.58.12]

Marco dan Ai pake baju pengantin. Ya, akhirnya mereka nikah juga.

Di sebelah Duo 7th udah ada hapenya Yuki dan Yuno ditaruh di meja. Tapi kalo Yuki dan Yuno mau ngambil, syaratnya harus tarung dulu. Yuno kelihatan gak yakin kalo itu hapenya. Abis Marco nonjok Pak Kurou, Yuki ngelawan dengan gegabahnya. Karena kalah kuat, akhirnya dia ditonjok Marco juga.

Sambil nahan sakit, Pak Kurou mendekati hape Yuki, lalu… menghancurkannya! Ya, demi melunasi hutangnya dengan 11th, Pak Kurou disuruh 11th untuk menghancurkan hape anaknya. Kalo ngelunasin hutang bejibun dengan cara cuma ngancurin hape, semua orang pasti mau, lah! XD Yuki kaget! Dia bakal dead end! Eh ternyata nggak, karena itu hape Nokia 3310 versi KW. Yuno langsung lari ke arah Ai yang lagi bawa seiket bunga, lalu merampas bunga itu. Nah, kan! Ternyata, hape asli mereka ada di dalem bunga itu! Lalu Yuno lempar tuh hapenya Yuki ke arah Yuki. Tenang aja, gak meledak karena Yuki berhasil nangkap hapenya.

Tiba-tiba, gedung bakal ancur! Ta-kun bilang lewat speaker, katanya dia meledakkan beberapa tempat di Menara Sakurami (aku gak ngerti, apa ini udah rencana Duo 7th dan Ta-kun untuk menghancurkan menara? Mungkin iya). Lantai di dekat Yuki runtuh, Yuki yang hampir jatuh ditolong Yuno.

Sementara itu, Pak Kurou ditonjok Marco sampe pingsan, lalu digotong Marco ke lift. Ai juga ke lift. Mereka ganti baju di dalem lift, lalu pakai ransel yang isinya parasut. Ai bilang kalo dia bersyukur impiannya untuk nikah di menara udah tercapai. Marco bilang kalo itu bukan impiannya Ai aja, impian Marco juga. Ai jadi DEREDERE karena kata-katanya Marco XD.

“Cinta mereka itu bohongan, dan KW gak bakalan menang dari yang original!”

Yuki dan Yuno sudah merencanakan strategi untuk mengalahkan 7th. Akhirnya kedua pasangan tersebut bertarung, terlalu rumit sampai aku tidak bisa menceritakannya. Aku bisa cerita pas Ai ngunci gerakan Yuno yang bawa pisau. Sebelah tangannya Ai bawa hape diarinya. Ketika Yuki ngelempar dart ke arah hapenya Ai, Marco memperingatkan Ai tentang dart-nya Yuki. Ai kaget lalu menghindarkan hapenya dari dart tersebut. Karena tangannya bergeser sedikit, kunci gerakannya ke Yuno melemah, Yuno berhasil gerak, lalu… nyembelih Ai! Ai tepar. Marco kaget, lah! Yuno ngambil ranselnya Ai, lalu Yuno dimarahi Yuki karena caranya Yuno mengalahkan 7th kurang manusiawi. Yuki ngerasa kalo ngalahin dengan cara ngancurin diari itu masih manusiawi. Pak Kurou ngambil ransel yang ada di tangan Yuno, lalu kabur dengan parasut itu.

Tiba-tiba menara tambah ancur. Yuki, Yuno, dan Ai terperangkap dalam reruntuhan. Ai yang sekarat bilang kalo Marco bakal menang dengan meninggalkan Ai yang bakal dead end. Marco datang menyingkirkan reruntuhan pake linggis. Marco bilang kalo dia gak mau ninggalin Ai karena Duo 7th akan “bersama selamanya”. Reruntuhan terbuka sedikit, tampak Marco kena tusukan besi di perutnya (entah ini Marco sengaja nusuk dirinya atau kena tusukan waktu menaranya runtuh). Yuki kasihan lihat Marco, akhirnya dia minta tolong Yuno buat ngangkat reruntuhan dari bawah bareng-bareng. Yuno nurut aja, demi bisa bersama Yuki. Mereka ngangkat reruntuhan, lalu menggotong Ai keluar dari reruntuhan.

Marco merangkul Ai. Di hape “Diari Pertukaran” mereka, tertulis bahwa mereka dead end bareng jam 14:10 dan ini sudah jam 14:10. Marco kasih parasutnya ke Yuki, lalu Yuki terbang naik parasut sambil nggendong Yuno.

14:10

7th Mikami Ai mati kehabisan darah.

DEAD END.

Kelihatannya Ai udah meninggal duluan, dan Marco merasa mereka tidak bisa bersama selamanya. Tiba-tiba, tulisan di hapenya Ai berubah.

14:10

7th Mikami Ai mati kehabisan darah.

Mar datang menyelamatkanku. Itu yang terbaik.

DEAD END.

Marco tersenyum sambil nangis, merasa kalau mereka sudah bersama selamanya. Lalu menara hancur, bersamaan dengan Duo 7th yang dead end.

Mirai Nikki 17.mp4_snapshot_20.51_[2014.06.04_23.00.06]

hei, siapa yang menaruh bawang di sini? 😥


Hiks, hiks… 😦 HUWEEEEE……………………..!!! 😥 Sedih amat pas mereka bakal dead end… banyak yang nangis pas nonton bagian itu. 😥 Yah, aku harus mengakui kalo kali ini Marco dan Ai adalah PROTAGONIS.

Oh iya, mungkin ada beberapa orang yang bingung kenapa kok Ai duluan yang meninggal, padahal Duo 7th sama-sama dead end pas 14:10. Oke, mungkin Ai dead end pukul 14:10:01, lalu Marco dead end pukul 14:10:59. Dan pas aku nonton yang versi anime sambil menghitung waktunya, lumayan pas juga. :v

Awalnya aku menanggap mereka kayak preman Pasar Pagi (apalagi Marco, jelas-jelas kelihatan preman), tapi mereka saling mencintai. Cinta mereka lebih sehat dibandingin cinta antara cowok cengeng dan cewek yandere. Yah, walaupun agak… hentong. Apalagi di video opening anime-nya yang kedua, judul lagunya “Dead End”, Duo 7th lagi… yah… (-_-“) eh, tapi, di video ending anime-nya yang pertama, “Blood Teller”, aku sempat lihat mereka pelukan.

aku bingung mereka pelukan karena apa... :/ melihat setting yang lagi di gudang...

aku bingung mereka pelukan karena apa… :/ tapi, kalau melihat setting yang lagi di gudang… jadi ingat tambahan adegan yang gak ada di manga… -_-“

Kenapa aku suka mereka? Karena aku suka kisah lama mereka. Aku juga suka adegan mereka hentongan Marco melindungi Ai di tengah api! Selain itu, penampilan Duo 7th sangat hot! DUA-DUANYA HOT! SAMA-SAMA HOT!! Marco sixpack, sedangkan Ai… *nyeka iler* Pokoknya, mereka memang cocok! 😀

Character theme song Duo 7th, “7th Heaven” dari ChouCho, enak didengar. 😉 Mungkin ini juga alasanku suka couple ini. Sebenarnya aku juga suka couple polisi-dan-teroris itu juga, tapi theme song mereka… ah, telingaku berkata kalau telingaku tidak tahan mendengarnya… -_- yah, paling tidak couple kesukaanku yang lain punya theme song yang bagus.

Ah, dari dulu aku pengen bisa nggambar mereka berdua, sayangnya aku gak bisa nggambar jambulnya Marco yang kayak bor itu. 😦

Jadi, aku beri skor

Ah, aku hampir lupa cerita tentang dunia ketiga! 😛 Akhirnya, setelah ceritanya Yuno dead end, dunia ketiga berlangsung damai karena gak ada Survival Game. Kehidupan Marco dan Ai gak beda jauh dari dunia kedua. Ya, mereka nikah. Tapi kalo misalnya Survival Game diadakan pasti kelanjutannya gak sampe ceritanya Ai hamil.

Di manga “Mirai Nikki: Redial”, mereka udah punya 5 anak: dua pasang anak kembar (sama-sama kembar cewek-cowok) dan Ai hamil lagi. Kok mereka gak KB, ya? Ini pasti karena Ai yang suka anak-anak dan Marco yang suka bikin anak #plakk. Selain itu, Ai sama Orin kerja di Kuil Omekata, jadi pembokatnya Tsubaki. Mereka sering nangkap Yomotsu yang sering bertingkah aneh-aneh. XD Aku gak tahu Marco kerjanya apa. diceritakan kalau Marco lagi di Desa Ibu, mengunjungi anak-anaknya yang lagi dititipkan di situ. Tentu saja di situ ada Bu Kamado dan pacarnya, Pak Bacchus (walikota yang udah baik hati). Secara gak langsung, cerita 7th berhubungan dengan 6th, 8th, 11th, dan 12th.

Jadi, aku beri skor ke Marco Ikusaba 5/10. Sedangkan Ai Mikami 5/10 juga. Hei, mereka saling melengkapi, kan? Kalo dijumlahkan jadi 10/10. Bener, kan, aku?

MarAi pasangan terkece! 😀 b Wait. “MarAi”? Dalam Bahasa Jawa, “marai” artinya “menyebabkan”. XD

Tambahan: Level Comics menerjemahkan nama Marco jadi “Maruko”. Mengingatkanku pada… “Chibi Maruko-chan”… XD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s